Hai, Sobat semua. Di postingan pertama
ini, saya mau nulis resensi novel nih. Nah novel yang mau ditulis resensinya
emang udah tergolong lama lah yaa, tapi yakin deh novelnya pasti ga bakalan
ngebosenin. Judul novelnya “Lovasket”. Resensi untuk novel ini sebenarnya ga murni
semua saya yang tulis, tapi ada tambahan dari berbagai sumber di internet. Novel
ini sendiri bagus banget buat dibaca, terutama untuk para remaja.
Sang
penulis (Luna Torashyngu) juga nulis novel lanjutan dari Lovasket ini. Nih saya sebutin judul-judul
dari novel lanjutannya, Lovasket 2: For The Love Of The Game, Lovasket 3 : The
Final Game, dan masih ada lagi lanjutannya loh novel keempatnya baru terbit
bulan Agustus judulnya Lovasket 4: Your Heart. Sekarang yang ditulis resensinya
novel pertama dulu ya, nanti lanjut ke resensi novel selanjutnya, check this
out guys…….
![]() |
Judul Novel : Lovasket
Pengarang
: Luna Torashyngu
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Kota
Penerbit : Jakarta
Tahun
Terbit : 2007
Jumlah
Halaman : 312
Ringkasan Cerita.......
Masuk
ke resensi novel lovasket ya, tokoh utama dalam novel ini bernama Savira
Priskilla (Vira), puteri tunggal seorang Direktur Bank Central Buana. Vira
bersekolah di SMA Altavia, sebuah SMA Elit di Bandung. Nah, judulnya juga
Lovasket, pastinya Vira tuh pemain basket dong. Di sini diceritain Vira
mewakili SMA Altavia dalam Turnamen Bola Basket se-Jawa-Bali dan dinobatkan
sebagai MVP (Most Valuable Player) alias pemain terbaik dan top scorer. Jago
banget ga tuh maen basketnya…
Disekolahnya,
Vira merupakan ketua dari geng cewe yang beken dan berpengaruh banget di SMA
Altavia, nama gengnya adalah “The Roses”. Anggota dari The Roses ada 5 orang yaitu Vira, Amel, Stella, Lisa, dan Diana.
Kelima anggota geng ini punya latar belakang keluarga yang berbeda-beda. Dan
karena perbedaan latar belakang itu “The Roses” dianggap geng paling powerfull.
Hobi dari anggota geng ini cuma seneng-seneng aja, dan motto mereka adalah “BE
PARTY BE HAPPY”. Jelas banget kan ya mereka tukang foya-foya.
Status
Vira sebagai ketua geng “The Roses”, atlet basket andalan sekolah, dan pengurus
OSIS bidang olahraga membuatnya menjadi orang paling berpengaruh di sekolahnya,
paling ga di kalangan cewe. Selain itu Vira juga pacaran dengan Robi anak kelas
3 sang atlet basket, anak dari ketua yayasan yang menaungi SMA Altavia, ga
heran dong kalau Vira seakan - akan menjadi “Top Girl” di SMA Altavia.
Suatu
hari, hidup Vira yang serba mewah berubah drastis. Semua harta benda orang
tuanya disita oleh kejaksaan. Ini karena Papa Vira dituduh korupsi, hingga
membuatnya harus mendekam di penjara dengan waktu yang cukup lama. Bukan hanya
itu, Vira harus rela dikeluarin dari SMA Elit itu. Dan tinggal dirumah
kontrakan kecil seadanya bersama ibunya.
Selain hidupnya yang tidaklagi
bergelimang harta, Vira juga sangat terpukul dengan perlakuan dari teman
anggota satu gengnya yang jadi memusuhinya terutama Stella. Sebenernya sih Amel
masih mau temenan sama Vira, tapi berhubung Amel diancam oleh yang lain Amel
pun menjauh dari Vira. Sejak saat itu Vira telah berubah. Vira sangat membenci
basket yang selama ini sudah mendarah daging dalam dirinya, dia menjadi
tertutup dan jarang sekali merawat rambutnya.
Sekarang Vira sekolah di SMA 31,
sekolah yang terletak di pinggiran kota. Disekolah ini Vira bertemu teman baru
yaitu Niken, sang ketua OSIS SMA 31. Niken adalah anak penjual krupuk yang
setiap harinya memasok kerupuk untuk ibunya Vira. Niken berjanji akan membantu
Ibu Vira untuk mengembalikan keceriaan Vira. Ibu Vira juga berusaha untuk
memberikan semangat kepada Vira. Ibu Vira menceritakan sedikit tentang
kehidupan Niken yang jauh lebih menyedihkan daripada kehidupan Vira saat ini.
Dan Niken lambat laun dapat bangkit kembali dari kesusahan hidupnya.
Di SMA 31, ada kebijakan dari kepala
sekolah untuk menghapus beberapa ekskul yang dianggap tidak memberikan prestasi
untuk sekolah. Salah satu ekskul yang terancam dihapus adalah basket. Oleh karena
itu Niken yang tau kemampuan Vira dalam bermain basket, bersusah payah membujuk
vira agar mau masuk ke dalam tim basket putrid agar vira kembali menyukasi
basket sekaligus membantu mempertahankan tim basket.
Suatu, ketika, Diana datang ke rumah
vira dan mengatakan bahwa dia sedang hamil. Tapi vira yang masih merasa sakit
hati terhadap perlakuan Diana terhadapnya, menanggapinya dengan setengah hati.
Hingga suatu pagi Vira di kagetkan oleh telepon yang berasal dari Diana.
Ternyata Diana mengucapkan kata terakhir kalinya kepada Vira. Diana bunuh diri
dan membuat Vira terpukul karena sikapnya yang acuh tak acuh saat Diana datang
kepadanya.
Akhirnya Vira mau bergabung dengan
tim basket SMA 31, tapi timbul berbagai penolakan dari tim cewe SMA 31. Akhirnya
Vira menunjukkan kemampuannya bermain basket, dan hal itu membuat tercengang
semua yang berada dilapangan tersebut. Dengan bergabungnya Vira di dalam tim
basket SMA 31, Vira menjadi dekat dengan Rey yang merupakan atlet basket cowok
SMA 31 sekaligus sahabat Niken.
Sekembalinya Vira ke dunia basket
membuat Vira dapat pulih seperti Vira yang dulu. Untuk mengasah kemampuan
bermain basket Vira, hampir setiap malam minggu Vira bersama dengan Rey
mengikuti pertandingan streetball. Kedekatan Vira dengan Rey membuat Niken yang
selama ini memendam cinta untuk Rey, cemburu. Dan sempat menimbulkan konflik.
Masuknya
Vira ke dalam tim basket cewe SMA 31 membawa banyak kemajuan, akan tetapi timbul
konflik dalam tim tersebut. Konflik Vira dengan Rida sang kapten basket cewe
SMA 31 yang tidak terima karena Rey lebih membela Vira sebagai anak baru
daripada Rida. Sejak konflik tersebut, Vira berusaha untuk memberikan
penjelasan kepada Rida. Suatu hari, Vira mengajak Rida ke C-Tra Arena untuk
melihat latihan anak-anak SMA Altavia bermain basket. Namun, keberuntungan
sedang tidak ada di pihak Vira, saat mereka berdua akan meninggalkan arena, Vira
dan Rida bertemu dengan Stella dan Lisa.. Stella berniat mengajak bertanding
Vira 1 on 1 , tawaran itu diterima oleh Vira karena Vira ingin menyelamatkan
Rida. Vira dapat dikalahkan oleh Stella, semuanya terjadi karena Vira hanya
ingin mengalah saja. Rida akhirnya tetap bersatu bersama Vira untuk berjuang
memenangkan turnamen basket antar sekolah.
Setelah
pertandingan selesai, saat tiba di rumah, Vira kaget karena yang pertama
dilihatnya dirumah adalah papa nya yang ternyat terbukti tidak bersalah dan
sudah bebas, begitupula kekayaannya telah dikembailkan.
Akhirnya
puncak pertandingan tiba. Pertandingan ini merupakan pertandingan antara SMA
Altavia dan SMA 31. Pertandingan ini merupakan pertarungan pribadi antara 2
pemain basket SMA terbaik di Bandung, Stella Winchest dari SMA Altavia dan
Savira Priskila dari SMA 31. Pertandingan ini sekaligus membuktikan siapa yang
pantas disebut “Best of the Best”.
Saat
pertandingan, awalnya SMA 31 memnag tertinggal karena absennya Vira d awal
pertandingan. Namun ketertinggalan tersebut dapat segera teratasi, apalagi
setelah Vira mulai bermain, SMA 31 mulai membalik kedudukan. SMA Altavia yang
sudah menjadi juara bertahan tentu ga mau kalah, dan mereka pun mulai bermain
kurang suportif. Meski pada akhirnya SMA
31 kalah, karena SMA Altavia yang berkaptenkan Stella mantan sabahat Vira itu
berbuat curang. Gelar Top Scorer telah jelas di raih oleh Stella, tapi gelar
MVP diterima oleh Vira dari SMA 31.
Nah begitulah ringkasan novel Lovasket, gimana seru ga nih??
Novel ini di tulis dengan bahasa yang mudah dimengerti dan
mudah untuk membayangkan keadaan dari adegan-adegan pada novel tersebut. Walaupun
dalam novel ini banyak istilah yang biasa digunakan di dalam permainan basket,
pembaca dapat memahaminya sebab istilah tersbut dijelaskan di dalam novel
tersebut.
Pesan yang dapat diambil adalah persahabatan itu tidak hanya
memandang harta dan kedudukan, juga dalam suatu kompetisi suportifitas
sangatlah penting.
Oke sekian postingan kali ini,, novel selanjutnya akan dibahas di postigan berikutnya yaaa :D

Download Novel Lovasket 4 disini sob
BalasHapusLovasket 4
http://rudihartoyo.blogspot.com/2014/05/download-novel-teenlit-lovasket-series.html